Giliran Ical Seret Agung Laksono ke Pengadilan

Selasa, 13 Januari 2015

DEKANDIDAT.COM – Meskipun sudah melakukan pertemuan, ternyata prahara di tubuh Partai Golkar belum juga mereda. Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical), justru menggugat balik Agung Laksono sebagai pimpinan Presidium Penyelamat Partai yang menentang percepatan pelaksanaan Munas Golkar di Bali.

Adalah Bendahara Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo, yang mengabarkan demikian.

Didampingi pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra, Ical mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (12/1).

“Langkah hukum yang dilakukan Pak Aburizal mendapat dukungan dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan DPD II Partai Golkar, serta Ormas Partai Golkar se-Indonesia,” tukas Bambang.

Langkah ini dimaksudkan untuk mencari jalan jalan terbaik yang tepat dan cepat dalam menuntaskan penyelesaian perselisihan di tubuh Partai Golkar.

Bambang menjelaskan ada beberapa pertimbangan mengapa jalur hukum menjadi pilihan terbaik saat ini.

Pertama, katanya, lebih cepat dan memiliki kepastian hukum dan kedua, untuk menghindari perpecahan serta mengakhiri pendudukan kantor DPP Partai Golkar oleh kelompok tertentu.

Menurut dia, sesuai amanah Pasal 33 UU Nomor 2 tahun 2011 tentang Partai Politik, terkait penyelesaian perselisihan internal parpol, proses melalui pengadilan negeri itu, akan memiliki keputusan paling lama 60 hari.

Oleh karena itu, penyelelesaian melalui jalur pengadilan tidak sampai menggerus elektabilitas Partai Golkar pada Pemilu Legislatif 2019 sebagaimana dikhawatirkan oleh para kader, tokoh, sesepuh, dan pendiri Partai Golkar.

Menurut Bambang, jika proses gugatan di PN Jakarta Barat berjalan mulai pekan depan maka dalam waktu 60 hari atau sekitar akhir Maret mendatang, perselisihan internal partai Golkar sudah selesai dan memiliki kepastian hukum.

kinoy jackson