Kemenpora Ciptakan Rekor, Tes Urine 2 Kali Dalam 2 Bulan

Senin, 12 Januari 2015

DEKANDIDAT.COM – Ratusan karyawan Kemenpora sama sekali tak kaget ketika seluruh pintu di Auditorium Kemenpora dikunci menyusul akan dilakukannya tes urine. Maklum, Senin (11/1) ini, seluruh karyawan wajib menandatangani Fakta Integritas, salah satunya menjalani tes urine.

“Kemenpora menjadi kementerian pertama yang melakukan tes urine dua kali dalam tempo dua bulan terakhir. Ini rekor buat sebuah kementerian,” tandas Menpora Imam Nahrawi usai menyaksikan tes urine para karyawannya.

Seperti diketahui, Kemenpora memiliki karyawan sekitar 620 orang, rencananya seluruh karyawan harus menjalani tes urine. Karyawan yang kebetulan sedang dalam penugasan, bisa melakukan tes urine susulan di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelumnya, dua bulan lalu, Menpora Imam Nahrowi, Sesmen Kemenpora Alfitra Salamm, dan sejumlah karyawan telah mempelopori tes urine di kementeriannya.

Sesuai PP telah diatur jika PNS terbukti menggunakan narkotika, maka yang bersangkutan akan dikenai sanksi.

“Sanksi yang akan diberikan bisa berupa peringatan, hingga pemecatan. Namun sebelum sampai pada taraf pemecatan, kementerian harus menempuh tahapan yang telah diatur. Mulai dari peringatan pertama, kedua, dan baru diambil langkah pemecatan,” tegas Juru Bicara Kemenpora, Gatot Dewo Broto.

Sementara itu dua dari tujuh poin dari Fakta Integritas yang harus dipenuhi seluruh karyawan Kemenpora adalah berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberatasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

Karyawan Kemenpora juga dilarang meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan, atau lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada saat pengambilan urine, Yan Surya dari divisi Humas sempat khawatir, karena dia yang tengah flu, baru saja meminum obat batuk yang mengandung amfetamin.

“Makanya sebelum tes urine, saya lapor dulu ke petugas bahwa saya baru minum obat batuk. Saya khawatir obat batuk yang saya minum mengandung amfetamin, sehingga nantinya bisa dinilai positif memakai narkoba,” ujar Surya.

 

kinoy jackson