Menpora Bilang, Film Cahaya Dari Timur Sumber Inspirasi untuk Meraih Prestasi

Kamis, 18 Desember 2014

DEKANDIDAT.COM – Menpora Imam Nahrawi mengaku salut dan bangga pada film ‘Cahaya Dari Timur: Beta Maluku’. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, film ini bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi untuk meraih prestasi.

“Saya salut dan bangga. Film ini menggambarkan bahwa untuk meraih prestasi bukanlah mimpi, tapi harus dengan tekad dan niat yang kuat. Film ini bisa memajukan sepak bola Indonesia dan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet Indonesia,” kata Menpora usai menyaksikan pemutaran film tersebut, Rabu (17/12) malam, di Djakarta Theater XXI, Thamrin, Jakarta.

Menpora Imam Nahrawi yang menyaksikan film bersama sutradara Angga Dwimas Sasongko dan beberapa aktor seperti Rico Jerico, tampak  menikmati jalannya cerita yang berduras kurang lebih 2 jam 30 menit tersebut. Menurutnya film tersebut bisa dijadikan panutan dan layak mewabah keseluruh penjuru Indonesia.

Karenanya bersama pihak pembuat film, Menpora pun sepakat mengadakan gelaran layar tancap di 100 daerah tanah air. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak wilayah di Tanah Air yang belum meiliki bioskop.

Menpora meyakini, film Cahaya Dari Timur bisa menularkan nilai positif kepada generasi muda.

“Kita akan gelar layar tancap di 100 titik di Indonesia yang belum terjangkau bioskop. Saya juga sudah sepakat akan menghidupkan kembali lapangan-lapangan di setiap desa, karena pelatihan usia dini itu sangat penting. Mudah-mudahan melalui film ini bisa memberikan semangat anak-anak di daerah,” tukasnya.

Film ‘Cahaya dari Timur: Beta Maluku’, diangkat dari kisah nyata para pesepakbola timnas asal Maluku, diantaranya Alfin Tuassalamony, Rizky Pellu, dan Hendra Adi Bayaw.

Film yang dibuat selama empat tahun ini menggambarkan tentang kebulatan tekad dan pentingnya persatuan untuk menggapai cita. Latar belakang indahnya pesisir Maluku serta kerusuhan Ambon juga memberi daya tarik tersendiri film ini.

Dengan dialek dan ekspresi yang ada di film ini, penonton kerap dibuat tertawa.

kinoy jackson