2015, Kemenpora Luncurkan Program ‘Olahraga Masuk Desa’

Minggu, 16 November 2014

DEKANDIDAT.COM – Untuk membuat masyarakat Indonesia sehat, Kemenpora pada 2015 akan membuat gebrakan melalui program ‘Olahraga Masuk Desa’ dengan mengirimkan 200 sarjana olahraga ke desa-desa.

Demikian dikatakan Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Prof Faisal Abdulah, Minggu, di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

“Selama ini masyarakat Indonesia sudah tidak sehat. Indonesia menempati peringkat ke-10 dunia untuk obesitas. Ini perlu mendapatkan perhatian serius. Karenanya pada 2015 mendatang, Kemenpora akan mengirimkan 200 sarjana olahraga-nya ke desa-desa melalui program ‘Olahraga Masuk Desa,” kata Prof Faisal Abdulah usai melepas peserta fun bike dan gerak jalan beregu di halaman kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

“Anggapan masyarakat desa selama ini yang menyebutkan bahwa mereka tak perlu berolahraga lagi, karena setiap hari selalu bekerja di sawah, memacul, memotong tanaman, itu salah besar,” tegasnya.

“Apa yang dilakukan mereka bukan berolahraga secara betul. Apalagi sekarang, seiring dengan kemajuan teknologi, alat-alat pertanian menggunakan mesin, warga desa makin sedikit yang menjadi petani.”

Melihat kondisi seperti ini, Kemenpora merasa terpanggil, sehingga menciptakan prohram ‘Olahraga Masuk Desa’.

“Jadi, bukan hanya ABRI atau TNI saja yang masuk desa. Akan tetapi para sarjana olahraga, akan kita kirim ke desa selama dua tahun. Setiap harinya, mereka memberi pelajaran olahraga yang baik dan benar kepada masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Dijelaskan, sebelum dikirim ke desa, para sarjana olahraga tersebut terlebih dulu digembleng melalui program PSP3 di markas Kopassus Cilandak, Jakarta Selatan.

“Untuk 200 sarjana olahraga ini, Kemenpora telah menganggarkan dana sekitar Rp5 miliar. Selama berada di desa, para sarjana akan mendapatkan gaji, maksimal Rp5 juta, disesuaikan dengan tempat mereka bertugas.”

kinoy jackson