LSI: Publik Masih Menunggu Sepak Terjang Menteri-menteri Jokowi

Kamis, 30 Oktober 2014

DEKANDIDAT.COM – Meskipun para menteri yang dipilih Jokowi telah melewati ‘pemeriksaan’ KPK dan PPATK, namun publik tak lantas percaya dengan kualitas Kabinet Kerja Jokowi JK. Publik baru akan menyatakan sikapnya setelah kabinet berjalan sekitar 3-6 bulan ke depan.

Demikian survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyikapi terbentuknya Kabinet Kerja Jokowi-JK.

“Meskipun Kabinet Kerja Jokowi-JK telah melalui ‘pemeriksaan’ KPK, mayoritas publik masih wait and see. Mereka baru akan mengambil sikap setelah 3-6 bulan ke depan,” demikian dikatakan peneliti LSI, Rully Akbar, saat memaparkan hasil survei terkini lembaganya yang bertajuk ‘Tiga Isu Menanti Kabinet Jokowi’, Kamis (30/10) siang, di kantor LSI, Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

“Sebanyak 74,75 persen publik baru akan menyatakan puas atau tidak puas setelah 3-6 bulan ke depan. Hanya 16,83 persen publik yang mengaku langsung puas begitu melihat menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK,” lanjut Rully.

Hal serupa juga berlaku untuk seluruh pendukung Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

“Baik pemilih yang mendukung Prabowo-Hatta atau pendukung Jokowi-JK, mayoritas juga masih wait and see selama 3-6 bulan ke depan. Jika pendukung Jokowi-JK, minimal sebanyak 75 persen yang mendukung Kabinet Kerja Jokowi-JK, maka pendukung Prabowo-Hatta, minimal 65 persen yang menunggu kinerja Kabinet Jokowi untuk 3-6 bulan ke depan,” tukasnya.

LSI juga menilai, ada 3 isu penentu yang akan berpengaruh pada pemerintahan Jokowi.

“Pertama, dukungan rakyat terhadap Jokowi akan merosot, jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM dalam waktu dekat,” jelasnya.

Karena berdasarkan hasil survei LSI beberapa waktu lalu disebutkan, jika BBM dinaikkan, yang paling dipersalahkan adalah Jokowi, sebanyak 51,20 persen.

“Kedua, keberhasilan pemerintahan Jokowi sangat ditentukan oleh diberlakukannya Pilkada Langsung. Karena mayoritas publik, 81,25 persen, menginginkan Pilkada dilaksanakan secara langsung, bukan melalui DPRD.”

Isu lain yang menentukan pemerintahan Jokowi adalah soal janji kampanye.

“Kalau tak ingin ditinggalkan oleh rakyatnya, Jokowi harus memenuhi janji kampanyenya. Di antaranya merealisasikan 9 kebijakan yang tertuang dalam kontrak politiknya dengan rakyat,” tegasnya.

Survei LSI Denny JA dilakukan melalui quick poll pada 27-28 Oktober terhadap 1.200 responden dengan menggunakan metode mulsistage random sampling, margin erros +/- 2,9 persen.

kinoy jackson