Menpora Perjuangkan Pencak Silat Dipertandingkan di Asian Games 2018

Rabu, 13 Agustus 2014

DEKANDIDAT.COM -  Memanfaatkan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games XXVIII 2018, Menpora Roy Suryo, berupaya keras menjadikan  pencak silat sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Insya Allah, pada Asian Games 2018, sebagai tuan rumah, kita akan memperjuangkan pencak silat sebagai cabanh olahraga yang dipertandingkan. Kita tak puas kalau pencak silat hanya sebagai cabang olahraga ekshibisi,” tandas Menpora, Rabu (13/8) siang, di halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Berbicara saat membuka secara resmi Festival Olahraga Beladiri Tradisional Indonesia & Launching Pencak Silat Road to UNESCO, 12-15 Agustus 2014, di kantor Kemenpora, Roy Suryo menambahkan, sebagai tuan rumah, Indonesia mempunyai keuntungan menawarekan pencak silat sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Kalau di SEA Games, Myanmar menawarkan permainan catur ala negara tersebut, begitu juga dengan negara lain, maka pada Asian Games 2018, Indonesia akan berjuang keras untuk pencak silat,” ujarnya.

Masih terkait dengan pencak silat, politisi Partai Demokrat ini berharap tradisi ‘Palang Pintu’ dari masyarakat Betawi saat menerima tamu, perlu dipertahankan.

“Saya setuju jika tradisi ‘Palang Pintu’ dipertahankan, sebelum diakui negara lain,” tambahnya.

Sebelumnya, pakar telematika asal Yogyakarta itu, sempat melakoni upacara tradisional Palang Pintu yang memperagakan kemampuan memperagakan olahraga bela diri pencak silat oleh warga Betawi ketika akan menerima tamu.

Pada kesempatan yang sama, Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga, Prof Faisal Abdullah menjelaskan bahwa Gebyar Seni Budaya Indonesia dan Festival Bela Diri Tradisional diikuti oleh seluruh provinsi di Tanah Air.

“Seluruh peserta diinapkan di sejumlah hotel yang ada di kawasan Senayan,” kata Prof Faisal.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah perguruan pencak silat, dan perkumpulan seni budaya yang ada di Indonesia.

kinoy jackson