KPK Sarankan Pemerintah Perpanjang Masa Tugas Busyro Muqoddas

Rabu, 13 Agustus 2014

DEKANDIDAT.COM – Dengan pertimbangan untuk mengirit biaya, pemerintah disarankan memperpanjang masa tugas Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang sedianya berakhir pada Desember tahun ini. Adalah Wakil Ketua KPK, Adnan Pandupraja yang mengatakan demikian.

“Daripada membentuk Panitia Seleksi Pimpinan KPK, idealnya Pak Busyro diperpajang saja untuk ngirit biaya,” kata Adnan, di Jakarta.

Menurutnya, berapa pun anggaran yang digunakan untuk pembentukan Pansel Pimpinan KPK tetap berharga. Apalagi anggaran di Kementerian/Lembaga banyak yang dipangkas karena target fiskal tidak tercapai.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KPK Zulkarnain. Dia menilai lebih baik Pemerintah mencari pengganti Busyro sekaligus dengan pengganti pimpinan KPK Jilid III pada tahun depan sehingga tidak dua kali membentuk pansel.

Alasannya, sekitar 10 bulan mendatang, pemerintah harus membentuk pansel untuk memilih pimpinan KPK periode 2015-2019 sebagai pengganti pimpinan KPK Jilid III yang berakhir masa tugasnya Desember 2015.

“Mencari satu orang dengan lima orang, biaya dan tenaga yang dipersiapkan hampir sama, menurut kami lebih baik sekaligus saja lima orang,” ujarnya menyarankan.

Sementara Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengatakan, empat pimpinan KPK sudah sanggup menjalankan tugas jika masa jabatan Busyro berakhir nanti.

Dalam situs resmi Sekretaris Kabinet, Presiden telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pembentukan Pansel Calon Pimpinan KPK pada 23 Juli 2014.

Menurut Keppres tersebut, Pansel dipimpin Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin, dengan anggota Abdullah Hemahua, Erry Ryana Hardjapamekas, Farouk Muhammad, Harkristuti Harkrisnowo, Imam Prasodjo, Komarudin Hidayat, Renald Khasali, dan Widyo Pramono.

Pansel ini akan bertugas mengumumkan penerimaan dan pendaftaran calon pimpinan KPK, mengumumkan calon pimpinan KPK kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan, menyeleksi dan menentukan calon pimpinan KPK, serta menyampaikan nama calon pimpinan KPK kepada presiden.

kinoy jackson