Jokowi-JK Kuasai Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, dan Sumut

LSI: Prabowo – Hatta Menang di Jakarta dan Banten

Rabu, 4 Juni 2014

DEKANDIDAT.COM – Meskipun Jokowi masih menjadi gubernur Jakarta, namun berdasarkan survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK kalah dari pasangan Prabowo-Hatta Rajasa, dengan perbandingan 30,66 persen : 35.00 persen.

“Berdasarkan survei terkini LSI, pasangan Prabowo-Hatta unggul dari Jokowi-JK. Ini terjadi, salah satunya karena faktor kampanye negatif dan kampanye hitam,” kata peneliti LSI, Rully Akbar, saat merilis hasil survei terkini LSI yang bertajuk ‘Pertarungan Wilayah Strategis dan Efek Cawapres’, Rabu (4/6) siang, di kantor LSI, Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

Pada survei LSI sebelumnya dijelaskan berbagai kampanye hitam yang kerap menyerang Jokowi di antaranya adalah soal kasus Bus Transjakarta, soal agama, dan soal Jokowi dituding pembohong karena tak menepati janjinya soal memimpin Jakarta selama 5 tahun.

Dari 7 provinsi utama yang diteliti LSI, Prabowo-Hatta, unggul di DKI Jakarta dan Banten (33,53 persen : 26,25 persen).

Sementara di lima provinsi lainnya, Jabar (39,06 : 29,96 ), Jateng (38,57 : 15,54), Jatim (31,71 : 21,49), Sulsel (43,75 : 19,25), dan Sumatera Utara (48,16 : 16,38), dikuasai oleh pasangan Jokowi-JK.

“Dari hasil survei ini bisa ditarik kesimpulan bahwa pasangan Prabowo-Hatta, menguasai wilayah perkotaan, sementara Jokowi-JK memenangkan wilayah pedesaan,” ujarnya.

Kendati begitu, pertarungan Pilpres 2014 antara kedua pasangan capres-cawapres ini masih akan berlangsung sengit, karena masih banyaknya masyarakat yang belum menentukan sikapnya.

Berdasarkan survei LSI, massa mengambang di 7 wilayah tersebut sangat tinggi, berkisar antara 34 – 45 persen.

“Dengan kondisi seperti ini, kedua pasangan masih berpeluang meraih suara terbanya di 7 wilayah tersebut,” tambah Rully Akbar.

Menurutnya, kekalahan Jokowi-JK di Jakarta dan Banten terjadi, karena masyarakat perkotaan sangat cepat memperoleh informasi mengenai banyak hal seputar masalah positif dan negatif dari kedua pasangan tersebut.

“Pada akhirnya, publik akan menentukan pilihannya sangat tergantung dari kehebatan tim sukses dari masing-masing kubu dalam mempengaruhi masyarakat,” tegasnya.

LSI melakukan pengumpulan data survei terhitung dari 1 – 9 Mei 2014, dengan melibatkan 2.400 responden dan margin errrs sekitar 2.0 persen.

kinoy jackson