Berkat JK, Kubu PDI Perjuangan Kuasai Indonesia Timur

Rabu, 4 Juni 2014

DEKANDIDAT.COM – Tak percuma Jokowi memilih Jusuf Kalla (JK) sebagai pendampingnya di Pilpres 2014. Pasalnya, berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), berkat keberadaan mantan ketua umum Golkar ini, pasangan nomor urut 2 ini berhasil menguasai wilayah Indonesia Timur.

“JK bisa menaikkan sosok Jokowi di wilayah Indonesia Timur, sementara Hatta Rajasa menaikkan Prabowo di Indonesia Barat,” ujar peneliti LSI, Rully Akbar, saat memaparkan hasil survei terkini LSI yang bertajuk ‘Pertarungan Wilayah Strategis dan Efek Cawapres’, Rabu, di kantor LSI, Gedung Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

LSI membagi wilayah survei kepada tiga bagian, yaitu barat (Sumatera), tengah (Jawa, Bali dan NTB), dan Timur (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua). Secara nasional, populasi penduduk Indonesia di Barat sebesar 21,3%, Tengah 61%, dan Timur 17,7%.

Elektabilitas Capres Jokowi di barat sebesar 36,12%, tengah (34,30%), dan timur (37,66%), namun setelah dipasangkan dengan JK, elektabilitas Jokowi-JK di barat sebesar 32,97%, tengah (34,23%), dan timur (42,35%).

Sementara elektabilitas capres Prabowo Subianto di barat mencapai 21,70%, tengah (25,76%), dan timur (21%). Setelah dipasangkan dengan Hatta Rajasa, elektabilitas Prabowo-Hatta di barat mencapai 24,61%, tengah (25,92%), dan timur 15,33%).

Menurut Rully, turunnya suara Jokowi-JK di wilayah barat akibat suara tersedot ke pasangan Prabowo, begitu juga sebaliknya turunnya suara Prabowo di wilayah timur karena suara cenderung ke pasangan Jokowi-JK.

Survei dilakukan pada 1-9 Mei 2014 dengan metodologi multistage random sampling. Responden survei sebanyak 2.400 orang dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dan kuisioner. Survei dilengkapi dengan riset kualitatif melalui FGD,in depth interview dan media analisis. Margin of error survei sebesar 2,0%

Survey dilakukan di 7 provinsi terbesar. Populasi pemilih di 7 provinsi mencapai 70% dari total pemilih nasional. Mereka yang menang di 7 provinsi akan menjadi presiden terpilih.

kinoy jackson