Trauma Pada Aburizal Bakrie

Warga Korban Lumpur Lapindo Ogah Coblos Prabowo-Hatta Saat Pilpres

Rabu, 28 Mei 2014

DEKANDIDAT.COM – Mengaku trauma pada Aburizal Bakrie, warga korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, ogah memilih pasangan Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 yang akan dilaksanakan 9 Juli mendatang.

Bahkan, mereka menolak membuat kontrak politik dengan capres Prabowo Subianto.

Widodo Putra Bangsa, anggota tim pendamping Korban Lapindo Menggugat (KLM), warga korban lumpur masih trauma mendengar nama Aburizal Bakrie di barisan pendukung Prabowo.

Belum lagi, Prabowo dinilai masih terlibat kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada medio 1990-an.

Menurutnya, warga korban lumpur Lapindo tidak akan mendukung siapa pun capres yang di dalamnya ada dukungan Partai Golkar.

“Andaikata Partai Golkar masuk dalam koalisi pendukung Jokowi pun, warga tidak akan meminta kontrak politik dengan Jokowi karena warga masih sakit hati dengan Aburizal Bakrie,” tegasnya.

Dalam koalisi pendukung Prabowo-Hatta, Partai Golkar masuk dalam koalisi bersama Partai Gerindra, PAN, PPP, PBB, dan PKS. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK didukung PDI-P, PKB, Partai Hanura, Partai Nasdem, dan PKPI.

Warga korban lumpur Sidoarjo memilih melakukan kontrak politik dengan capres Jokowi di atas tanggul sekitar Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Kontrak politik itu akan dilakukan Kamis besok tepat pada puncak hari peringatan delapan tahun bencana lumpur Porong, Sidoarjo.

kinoy jackson