Tak Percaya SDA Jadi Tersangka Korupsi

PBHI: Prabowo Tak Berpihak Pada Pemberantasan Korupsi

Selasa, 27 Mei 2014

DEKANDIDAT.COM – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Jakarta, menuding Capres Prabowo Subianto, tak berpihak pada pemberantasan korupsi di Tanah Air menyusul pernyataan ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang percaya Menag Suryadharma Ali terlibat korupsi dana haji.

“Pernyataan Prabowo yang menyatakan secara pribadi tidak percaya SDA bersalah dalam kasus tersebut adalah sikap yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi,” kata Ketua PBHI Jakarta Poltak Agustinus Sinaga, Selasa, di Jakarta.

Menurutnya, pernyataan Prabowo yang tidak percaya bahwa SDA bersalah adalah keliru.

“Kalau dia mau membela, silahkan di buktikan lewat jalur hukum, statusnya kan jelas tersangka korupsi,” tegasnya.

Menurut Poltak, harusnya semua pihak senang, kalau KPK berhasil mengungkap korupsi, terlebih yang menyangkut penyelenggaraan haji.

“Bukankah Prabowo mempunyai salah satu jargon “Hapuskan Korupsi?” Nah kalau Prabowo dalam sikapnya belain SDA, artinya dia sudah mulai memiliki niat untuk melakukan tebang pilih semenjak jadi capres terhadap pelaku korupsi,” ujarnya.

Dia menilai dalam hal ini, masyarakat diuji kecerdasannya dalam memilih pemimpinnya lima tahun mendatang.

“Ini kan upaya dalam melemahkan KPK, bagaimana bisa kita anggap Prabowo serius dalam  memberantas Korupsi, sementara di sisi lain melakukan pembelaan terhadap pelaku korupsi,” tukasnya.

Poltak menambahkan, Prabowo harus tahu dan peka terhadap keinginan masyarakat. Saat ini, masyarakat sudah terlalu muak dengan korupsi.

“Harusnya sebagai capres dia tahu itu, bukan malah mengambil langkah-langkah yang melemahkan KPK, kecuali memang prabowo ingin berhadap-hadapan dengan rakyat, yah silahkan saja,” tandasnya.

kinoy jackson