Kekalahan Medina di Babak ke-4 Sudah Diramalkan

Kamis, 24 April 2014

DEKANDIDAT.COM – Kekalahan yang dialami pecatur putri terbaik Indonesia, WGM Medina Warda Aulia (2332) dari pecatur Hungaria, WGM Ticia Gara (2340) di babak keempat, Dwi Tarung 9th Japfa Chess Festival 2014, Rabu (23/4) malam,  ternyata sudah diduga sebelumnya.

Adalah pengamat catur, Kristianus Liem, yang memprediksikan kekalahan Medina, Rabu (23/4) malam, di Gedung Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta.

Pada dwi tarung tersebut, Medina yang per 1 April 2014 menjadi pecatur putri terbaik di Tanah Air, mengalahkan Irene Kharisma Sukandar, kalah waktu hingga mendekati 30 menit.

“Kalau melihat posisinya seperti sekarang, Medina sulit menang. Dengan krisis waktu sekitar 28 menit, dia (Medina) kerepotan melawan Ticia,” tukas Kristianus Liem.

Menurut Kris yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Percasi ini, apa yang dialami Media seharusnya tak perlu terjadi, jika dia mau menambah pengalamannya sendiri.

“Mayoritas pecatur kita, tak mau menambah ilmu pengetahuan. Mereka hanya menjalani intruksi dari pelatihnya. Padahal kalau mereka menambah pengetahuan dengan mempelajari langkah pecatur dunia, mereka tak perlu kerepotan saat bertanding,” tambahnya.

Misalnya untuk langkah Prancis, Medina bisa mempelajari partai-partai yang penah dimainkan oleh Victor Korchnoi, dll.

“Yang terjadi sekarang tak demikian. Mereka malas menambah pengetahuannya.”

Kata Kris, pecatur Indonesia yang mau menambah ilmu pengetahuannya sendiri adalah GM Utut Adianto.

“Dia tak perlu disuruh. Sejak dulu Utut selalu mempelajari langkah-langkah pecatur kelas dunia. Hasilnya ya seperti sekarang yang diraih Utut Adianto,” tukasnya mengingatkan.

kinoy jackson