Pemilu 2014, Parpol Nggak Laku

Selasa, 11 Februari 2014

DEKANDIDAT.COM – Pengamat politik dari Dekandidat, Sonny Pudjisasono menilai, publik di Tanah Air tak akan memilih capres berpatokan pada partai politik.

“Fenomena yang terjadi saat ini, publik lebih melihat pada sosok, bukan partai politik,” tandas Sonny Pudjisasono saat tampil sebagai pembicara pada Diskusi Publik bertajuk ‘Jokowi Efek, Mampukah Menggeser Dominasi Partai Demokrat?”, Senin, di Jakarta.

Diakuinya, saat ini publik di Tanah Air cenderung menginginkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres.

“Namun hingga saat ini, sebagai kader PDI Perjuangan, belum mendapat kepastian untuk maju sebagai capres,” tandasnya.

Menyinggung soal Jokowi  efek di Jakarta, Sonny mengatakan, peluangnya masih 50:50.

“Bisa iya, bisa tidak. Namun apa yang dilakukan Jokowi sangat fenomenal. Sayangnya, apa yang dilakukan Jokowi tak pararel dengan partainya,” tukasnya.

Sementara itu Ketua PWI Jaya, Kamsul Hasan, yang juga tampil sebagai pembicara mengatakan, PDIP harus kerja keras untuk meraup banyak kursi pada Pemilu 2014.

“Pada Pemilu 2009, PDIP hanya meraih 11 kursi dari total 90 kursi. Kini PDIP DKI menargetkan 30 persen dari 106 kursi yang diperebutkan,” imbuhnya.

Menurutnya, partai di DKI Jakarta yang akan berebut kursi adalah PDIP, Partai Demokrat, dan PKS.”

“PDI Perjuangan, sepertinya sangat berharap pada faktor Jokowi efek,” ujarnya.

Kata Kamsul, parpol yang kemungkinan akan mengalami kenaikkan adalah Partai Hanura.

“Mengapa? Karena Hanura kini telah bergabung dengan PDS,” lanjutnya.

kinoy jackson