NasDem Minta LSI Minta Maaf Jika Hasil Surveinya Salah

Senin, 3 Februari 2014

DEKANDIDAT.COM – Setelah Partai Demokrat, Partai NasDem juga tak mau peduli dengan hasil survei yang dikeluarkan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, yang menyebutkan partai yang dipimpin Surya Paloh itu terancam tak lolos ambang batas parlemen atau ‘Parlementary Treshold’ (PT).

“NasDem tak memikirkan soal itu. Survei LSI cuma lucu-lucuan saja. Yang tidak percaya itu masyarakat,” kata Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella, menanggapi hasil survei LSI, Senin, di Jakarta.

Rio justru balik menyerang terhadap LSI pimpinan Denny JA.

“Setelah rilis LSI Deni JA beberapa bulan lalu, kami megambil inisiatif untuk mensurvei sejumlah lembaga survei. Hasilnya, LSI Denny menempati urutan ke-11 dari 12 lembaga survei yang dipercaya oleh masyarakat,” tandas Rio.

“Survei NasDem juga menggunakan metode yang sama dengan yang dilakukan LSI Denny JA, dengan ‘margin of error’ sebesar 2,9 persen.”

“Berdasarkan survei NasDem, masyarakat ternyata sudah tidak terhadap LSI Denny JA yang terkesan memaksakan untuk menggiring opini kepada parpol tertentu,” kata Rio.

Ia merasa kasihan dengan hasil survei yang dirilis LSI karena apa yang disampaikan tidak layak dipercaya. Hal itu membuktikan juga dibeberapa pilkada kalah, terakhir survei soal Pilgub DKI Jakarta.

“Tidak ada permintaaan maaf kepada masyarakat atas kesalahan survei itu. Hal ini berbeda dengan di Amerika Serikat, dimana lembaga surveinya minta maaf kalau hasil survei mereka salah. Jadi secara moral dan etika perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Sebelumnya, LSI merilis empat partai politik peserta Pemilu 2014 terancam yak lolos ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen, seperti PKS, Partai NasDem, PBB dan PKPI.

Menurut hasil survei LSI itu, elektabilitas PKS hanya 2,2 persen, Partai NasDem 2 persen, PBB 0,7 persen dan PKPI 0,5 persen.

kinoy jackson