Gara-gara Gus Dur, Bos Lion Air Merapat ke PKB

Senin, 13 Januari 2014

JAKARTA – Gara-gara berhutang budi pada Gus Dur, Bos Lion Air, Rusdi Kirana, memastikan diri bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa. Sebagai penghormatan, dia diberi jabatan sebagai wakil ketua umum.

“Saya sangat merasa berhutang budi pada Gus Dur dan NU, dan pasti tidak mungkin saya bisa membalasnya,” kata Rusdi, Minggu.

Menurutnya, langkah Gus Dur patut diteladani bangsa ini. Kepemimpinannya, perjuangannya untuk pluralisme dan kebhinekaan, merupakan visi kebangsaan yang tidak ternilai.

“Gus Dur membuat saya sebagai anak Cina merasa diakui sejajar dengan saudara-saudara saya dari etnik lain di negeri ini,” tambah Rusdi Kirana, dengan mata berkaca-kaca.

“Bagi saya, PKB adalah wadah perjuangan politik warga NU dan pelembagaan visi dan misi kebangsaan Gus Dur yang sangat dalam itu,” ujarnya.

“Pada tingkat yang sangat fundamental, Gus Dur dan NU telah meletakan umat Islam sejajar dengan umat-umat lainnya dalam konteks kebangsaan atau ke-Indonesiaan.”

“Jika Gus Dur dan NU tidak meletakkan pemkiran dan pelembagaan seperti, hubungan antara umat Islam dan bangsa kita Indonesia akan terus bermasalah.”

“Gus Dur dan NU telah mampu menarik gerbong umat Islam menjadi fondasi bagi sebuah Indonesia yang demokratis. Tantangan ke depan adalah mematangkannya,”tegasnya.

kinoy jackson