PDIP Tak Mau Pusingi Hasil Survei

Kamis, 9 Januari 2014

JAKARTA – Politisi senior meminta kader PDI Perjuangan jangan ambil pusing dengan lembaga survei. Pasalnya banyak lembaga survei yang merupakan pesanan atau dibayar oleh kelompok tertentu.

“Kader PDI Perjuangan jangan terlalu memikirkan hasil survei dari lembaga survei eksternal. Survei seperti itu bisa dipesan. Kalau mau percaya, yang bisa dijadikan patokan adalah hasil survei yang dilakukan oleh internal PDI Perjuangan,” tandas AP Batubara.

Karenanya, dia tak terlalu peduli dengan hasil survei Litbang Kompas yang menyebutkan elektabilitas partainya mengalami penurunan.

Begitu juga ketika salah satu kader terbaiknya yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), berkali-kali menang survei.

“Seperti sudah saya katakan, hasil survei dari luar tak perlu  diambil pusing. Anggap saja seperti kita mendengar radio amatir,” tambahnya.

Menurut anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI Perjuangan, menang atau kalahnya PDI Perjuangan, tak bergantung pada hasil survei.

“Keberhasilan PDI Perjuangan, tergantung pada kerja keras kadernya. Bukan karena survei.”

Menyinggung soal keputusan KPU yang mewajibkan lembaga survei mendaftarkan diri ke KPU jika ingin berpartisifasi pada Pemilu 2014, AP Batubara menilai KPU kurang kerjaan.

“Selama tidak melanggar Undang-undang, KPU tak perlu seperti itu. Mereka (lembaga survei) kan juga mau cari makan. Untuk apa KPU membuat aturan seperti itu? Lebih baik KPU ngurusin masalah lain yang lebih penting menyangkut Pemilu.”

Sementara itu dalam rangka HUT PDI Perjuangan  ke-41 pada 10 Januari ini, semua kader partai moncong putih  diharapkan tetap solid.

kinoy jackson