Kalau Tak Ingin Elektabilitas Partainya Anjlok

Megawati Disarankan Segera Capreskan Jokowi

Kamis, 9 Januari 2014

JAKARTA – Sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, diminta secepatnya mendukung gerakan Pro-Jokowi. Adalah pengamat psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk, yang mengatakan demikian.

“Sekarang ini sudah semakin nyata gerakan yang mendukung Jokowi sebagai capres. Megawati seharusnya segera meresponnya dalam bentuk dukungan. Ini merupakan bukti adanya kegelisahan internal partai yang menginginkan Bu Mega segera mencalonkan Jokowi sebagai presiden,” kata Hamdi Muluk, Kamis.

Dari kaca-matanya dia ‘melihat’ gerakan pro-Jokowi ini mulai pasang badan karena mereka khawatir Jokowi tidak dicalonkan sebagai capres.

“Sebaiknya pengumuman Jokowi sebagai capres sebelum pileg, agar elektabilitas partai juga naik,” ujarnya menyarankan.

Sementara itu, PDI Perjuangan secara tegas baru akan menyebutkan nama capres dan cawapresnya usai Pileg

Hamdi muluk menegaskan jika Megawati tidak mencalonkan Jokowi sebagai presiden maka PDIP telah masuk dalam ‘jebakan batman’ yang dilakukan para lawan-lawan politiknya.

“Kalau Mega yang jadi capres maka lawan politik dapat mengalahkannya,” ujarnya.

Ia mengatakan data-data yang tidak dipublikasikan menunjukkan elektabilitas Jokowi sudah mencapai 52 persen. “Ini sudah di atas ambang atas psikologis,” katanya.

“Sekarang saja, ketika PDI Perjuangan belum mengumumkan calon presiden,  masyarakat menunjukkan kemarahannya lewat hasil survei yang menyebutkan elektabilitas PDIP turun, tetapi Jokowi tetap naik,” ujarnya.

Hamdi membantah keras bahwa survei-survei yang dilakukannya ataupun oleh berbagai kalangan dibayar oleh Jokowi.

“Tidak mungkin Jokowi bayar semua survei dan tidak akan kuat membayar semua survei yang menempatkan dia dalam nomer satu,” tegasnya.

Sementara itu Seknas Jokowi siap berada di barisan depan jika mantan walikota Solo itu diusung sebagai capres pada Pilpres 2014.

“Jika Jokowi  resmi  capres, Seknas siap berada di garda depan,” kata salah satu anggota presidium Seknas Jokowi, Dadang Juliantara.

Menurutnya, dukungan  kepada Jokowi  jangan disalah-artikan sebagai ketergantungan. Sebab aspirasi rakyat yang sudah tak mungkin dibendung itu adalah pilihan politik rakyat.

“Yang harus segera dilakukan adalah bekerja lebih gigih untuk meraup dukungan sebanyak mungkin,” tambahnya.

kinoy jackson