SBY Diminta Stop Lakukan Pencitraan

Rabu, 8 Januari 2014

JAKARTA – Di akhir masa jabatannya, Presiden SBY beserta jajarannya  diminta tak melakukan pencitraan. Rakyat mengharapkan kerja kongkret Presiden. Adalah politikus Partai Hanura, Saleh Husin, yang mengatakan demikian.

“Semua orang sudah dapat membaca jalan cerita kebijakan Pertamina menaikan harga elpiji tersebut. Sinetron tersebut muncul pahlawan kesiangan yang seolah-olah berjasa,” tegas Saleh Husin, Rabu.

“Pencitraan SBY dan pemerintah sudah ditunjukan sejak peluncuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).”

“Di tahun politik berbagai cara diupayakan untuk menggapai citra, namun karena hal ini dilakukan berulang kali maka masyarakat menjadi muak dan antipati,” ujarnya.

“Bekerja ikhlas untuk membawa masyarakat keluar dari keterpurukan dan kesulitan ekonomi serta maju bersaing dengan negara-negara lain untuk mencapai masyarakat yang sejahtera,” tukasnya.

kinoy jackson