Prabowo Tak Rela Wilfrida Dihukum Mati

Minggu, 29 Desember 2013

JAKARTA – Peduli terhadap nasib TKI, Wilfrida Soik, yang terancam hukuman mati karena terlibat kasus pembunuhan, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyempatkan diri berangkat ke Malaysia untuk mengikuti sidang.

“Kehadiran Pak Prabowo dalam persidangan Wilfrida karena kepedulian untuk membela warga negara yang tersangkut hukum di luar negeri,” tandas anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Sugiyono, yang ikut ke Malaysia.

Selain itu, secara khusus orangtua Wilfrida menitipkan pesan kepada Prabowo.

“Sebelum ayah Wifrida meninggal dunia, ia menitipkan nasib anaknya kepada Prabowo” tambah Sugiono.

“Pendampingan secara berlanjut kepada Wilfrida oleh Prabowo sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan diri Wilfrida karena proses persidangan di Malaysia sangat rumit dan secara fisik melelahkan,” ucapnya.

Wilfrida, TKI asal Belu, Nusa Tenggara Timur, telah tiga tahun mendekam di Penjara Pangkalan Chepa, Kota Nharu, Kelantan, Malaysia. Ia telah menjalani beberapa kali persidangan di Mahkamah Tinggi Kota Bahru. Ia ditangkap olisi Daerah Pasir Mas di sekitar Kampung Chabang Empat, Tok Uban, Kelantan karena dituduh melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Yeap Seok Pen (60).

Wilfrida terancam hukuman mati atas dakwaan pembunuhan dan melanggar Pasal 302 Penal Code (Kanun Keseksaan) Malaysia.

kinoy jackson