Anggaran Diblokir DPR, TVRI Terancam tutup

Jumat, 27 Desember 2013

JAKARTA – TVRI terancam tutup setelah Komisi I DPR RI membintangi anggaran stasiun televisi pemerintah untuk 2014 yang mencapai Rp1,3 triliun.

“Komisi I itu kesal dengan cara Dewas sehingga komisi ini membintangi anggaran Rp 1,3 triliun yang menyebabkan TVRI bisa collapse,” ujar anggota Komisi I dari Fraksi Partai Demokrat, Max Sopacua, yang juga mantan penyiar TVRI.

Sebelumnya DPR telah memberikan sanksi kepada Dewan Pengawas yang telah memecat hampir semua direksi TVRI.

Max menilai, keputusan Komisi I DPR ini sudah mengarah ke persoalan publik. Dia bahkan menuding sejumlah fraksi di komisi ini berniat agar TVRI tak beroperasi sehingga tak bisa lagi menyiarkan pemilu.

“Kalau lihat sejarahnya, TVRI ini kan lembaga penyiaran publik. Dia harus berdiri independen di saat televisi lain sudah berpihak,” tegasnya.

Menurut Max, tanpa anggaran pemerintah, TVRI tak bisa membiyayai hidupnya.

“Sumber pendapatan TVRI dari sponsor, tidak cukup menutup biaya operasional TVRI.”

Karenanya dia berharap Komisi I DPR mencabut tanda bintang pada anggaran TVRI. DPR, lanjut Max, harus bijak memisahkan antara kepentingan politis dan kepentingan publik.

“Kalau mau pecat Dewas karena tidak mematuhi Komisi I, pecat saja. Tapi jangan korbankan anggaran TVRI. Jangan sampai mengorbankan TVRI, yang merupakan aset negara,” pintanya.

kinoy jackson