Masih Banyak DPT Bermasalah

PKS Usulkan Pemilu Ditunda

Senin, 2 Desember 2013

JAKARTA – Karena hingga saat ini persoalan mengenai daftar pemilih tetap (DPT) belum juga selesai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pemilu legislatif yang seharusnya dilakukan pada April 2014.

“Jika KPU tidak mampu menyelesaikan masalah ini pada waktunya, perlu dipikirkan opsi penundaan berupa pemunduran jadwal Pemilu Legislatif 2014. Ini memang tidak mudah karena berimplikasi pada tahapan-tahapan pemilu lanjutannya,” ujar Wasekjen PKS, Mahfudz Siddiq, Senin, di Jakarta.

Dia memprediksikan, persoalan DPT bermasalah akan menyebabkan kekacauan politik. Kekacauan bisa terjadi pada tahap rekapitulasi di tingkat KPU daerah hingga pusat.

“DPT bermasalah ini juga menggiring praduga akan potensi terjadinya kecurangan atau manipulasi,” kata Mahfudz.

Mahfudz juga mengingatkan, maraknya survei terkait perolehan suara parpol di Pemilu 2014, bisa memicu konflik jika dalam realitanya terjadi perbedaan hasil. Potensi kekacauan politik pun bisa terjadi akibat persaingan antarparpol dan capres-cawapresnya.

“Tidak ada pilihan lain kecuali KPU serius dan segera tuntaskan soal DPT bermasalah. Semua pihak terkait harus membantu KPU, termasuk dengan menanggalkan segala niat dan langkah melakukan kecurangan atau manipulasi dalam Pemilu 2014,” kata Mahfudz.

Sementara itu KPU mengakui hingga saat ini masih belum menemukan Nomor Induk Kependudukkan (NIK) dari sekitar 3,9 juta pemilih.

“Ada 3,9 juta pemilih yang belum berhasil kami temukan nomor induk kependudukan (NIK) nya itu ada di sekitar 475 kabupaten/kota,” kata Komisioner KPU, Hadar Gumay.

kinoy jackson