KPU Lirik Perguruan Tinggi Untuk Amankan Data Pemilu

Jumat, 29 November 2013

JAKARTA – Setelah perjanjian kerjasamanya dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dibatalkan, KPU langsung melirik perguruan tinggi untuk pengamanan data Pemilu 2014.

“Ini kan soal teknologi. Sekuat apa pun, tetap butuh back up,” ujar anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, kemarin, di Jakarta.

Namun KPU belum memutuskan perguruan tinggi yang akan diajak berkolaborasi.

“Di luar masalah ini, KPU sudah menggandeng Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.”

Menurutnya, KPU masih merumuskan kriteria mitra dan mekanisme kerja sama untuk pengamanan data Pemilu 2014. Bisa jadi, kata dia, kerja sama dilakukan dengan konsorsium, instansi, maupun perorangan.

“Kami rancang sekarang desainnya seperti apa, termasuk perorangan, kelompok, penggiat pemilu, LSM (lembaga swadaya masyarakat), dari mana pun. Mekanismenya seperti apa nanti kami akan bahas,” kata Ferry.

Pengamanan data pemilu ini diharapkan dapat menangkal aksi para peretas ke situs dan sistem informasi KPU.

kinoy jackson