Suara Demokrat Makin Merosot

Pemenang Konvensi Demokrat Belum Tentu Ikuti Pilpres

Minggu, 24 November 2013

JAKARTA – Ketika pertama kali menggulirkan Konvensi Capres, Partai Demokrat sangat optimis elektabilitas partainya bakal terdongkrak dengan mengandalkan 11 kandidatnya. Namun berdasarkan survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI), sangat kecil peluang kandidat capres partai SBY mengikuti Pilpres 2014.

“Saat ini elektabilitas Demokrat hanya 9,8 persen. Kalau dalam lima bulan ke depan, mereka tak bisa bangkit, sangat kecil peluang pemenang Konvensi Capres Partai Demokrat bakal bertarung di Pilpres 2014,” begitu kata peneliti LSI, Rully Akbar, di kantor LSI, Jl Pemuda no 70, Jakarta Timur, Minggu.

Berdasarkan survei LSI yang dilakukan tanggal 12 September hingga 5 Oktober 2013, ke-11 peserta Konvensi Capres Parai Demokrat, popularitasnya kalah dari capres yang diusung partai lain seperti Aburizal Bakrie, Megawati, atau Prabowo Subianto.

Sebanyak 12 orang peserta konvensi partai Demokrat memperoleh tingkat pengenalan di bawah 60%. Sementara itu kandidat calon presiden dari partai lain misalnya Megawati, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto dikenal lebih dari 70% responden.

“Selain itu peserta Demokrat berpotensi tidak dilirik sebagai cawapres. Hal itu karena peserta konvensi dinilai tidak mampu mendongkrak elektabilitas partai,” jelas Rully.

Seperti diketahui 12 nama peserta konvensi berasal dari latar belakang yang berbeda, mulai dari politisi, akademisi, hingga pensiunan TNI. Mereka adalah Dahlan Iskan, Marzuki Ali, Pramono Edi, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Anies Baswedan, Dino Patti Djalal, Irman Gusman, Sarundajang, Ali Masykur Musa, dan Endriartono Sutarto.

“Saat ini tidak ada partai yang mau berkoalisi karena takut capres konvensi Demokrat tak menang dalam pemilu. Motif utama parpol adalah berkuasa, perilaku parpol itu tidak mau kalah,” tegasnya.

Rully menambahkan, jika perolehan suara Demokrat tidak beranjak dari 10 persen, maka pada Pemilu mendatang, partai berlambang bintang mercy ini harus puas menjadi partai papan tengah.

“Sejak tahun 2011, LSI telah merekam turunnya elektabilitas Partai Demokrat,” jelasnya.

“Hasil Pileg 2009, suara Demokrat sekitar 21 persen. Angka tersebut merosot dari survei di bulan Januari 2011, yakni sebesar 20,5 persen. Pada Januari 2012, parpol pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu kembali merosot ke angka 13,7 persen. Kini elektabilitas Demokrat kembali turun ke angka 9,8 persen.”

kinoy jackson