Masyarakat Diimbau Jangan Pilih Presiden Karena Iklan

Jumat, 22 November 2013

JAKARTA – Salah satu peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, Hayono Isman, mengimbau masyarakat untuk tak memilih capres yang hanya rajin beriklan di media massa.

“Masyarakat agar tidak memilih calon presiden karena iklan. Iklan hanya pesan gambar, bukan karya nyata,” pinta Hayono Isman, Kamis, di Jakarta.

Menurutnya, figur calon presiden yang sering tampil pada iklan di media massa belum tentu memiliki karya nyata dan sebaliknya figur yang memiliki karya nyata belum tentu sering tampil di iklan media massa.

“Selama hampir dua bulan menjadi peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, dia sudah melakukan sosialisasi visi dan misinya ke sejumlah daerah di indonesia.”

“Selama melakukan sosialisasi ke berbagai daerah tersebut saya banyak belajar bagaimana membangun komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini menjelaskan, untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas, para peserta konvensi tidak perlu hanya melakukan komunikasi di internal partai, tapi harus membangun komunikasi yang seluas-luasnya di masyarakat.

Peserta konvensi calon presiden dari partai Demokrat, harus berani membuka diri terhadap semua elemen masyarakat sekaligus siap menghadapi sorotan dan kritikan, hingga mengenai kehidupan pribadinya.

“Karena pelaksanaan konvensi hingga menjelang pemilu legislatif pada April 2014, selama waktu tersebut juga peserta konvensi harus siap menghadapi sorotan dan kritikan,” tukasnya.

kinoy jackson