Pintu Kecurangan Pemilu Bermula Dari DPT

Kamis, 21 November 2013

PINTU terjadinya kecurangan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) diawali dari persoalan tidak maksimalnya Daftar Pemilih Tetap (DPT). Demikian dikatakan Wakil Sekjen DPP Gerindra, Haris Bobihoe, Kamis.

“Persoalan DPT menjadi masalah musiman setiap Pemilu berlangsung. Saat ini kembali terulang dengan buruknya validasi DPT Pemilu. Ini yang mesti kita waspadai karena kecurangan terjadi akibat DPT amburadul,” kata Haris Bobihoe.

Menurutnya, persoalan DPT harus dikawal dengan baik karena berpotensi dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan Pemilu.

“Kami intruksikan agar semua caleg Gerindra mulai dari pusat hingga daerah untuk mengawal persoalan DPT. Kegaduhan pada Pemilu 2009 juga akibat buruknya DPT,” ujarnya.

Dia berharap para caleg juga harus mengetahui jumlah DPT setiap daerahnya sehingga pengawasan dilakukan secara maksimal.

“Caleg mutlak mengetahui jumlah DPT di dapilnya. Dengan begitu, bentuk pengawasan bisa dimaksimalkan,” jelasnya.

Salah satu upaya Gerindra untuk mengawal DPT, kata dia, dengan membangun komunikasi dengan Bawaslu serta KPU untuk terus menerus membenahi DPT yang invalid.

kinoy jackson