Duit Rakyat Rp1.000 Triliun Digarong Tiap Tahun

Minggu, 10 November 2013

JAKARTA – Di tengah rakyat yang terus menderita, ternyata elit penyelenggara negara begitu makmur dan kaya-raya. Mereka bisa seenak perut menggarong duit rakyat. Seperti dikemukakan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, kekayaan Indonesia bocor hingga Rp 1.000 triliun.

Mantan Danjen Kopassus itu mengemukakan angka kebocoran tersebut didapat dari data yang diolah Partai Gerindra dengan rincian sebesar 50 miliar dolar AS APBN bocor, 30 miliar dolar AS dari bocor anggaran negara untuk subsidi energi dan 36 miliar dolar AS kebocoran pajak.

Di depan ribuan kader Gerindra di Grand Pasifik, Yogyakarta, Kamis (07/11), dia bilang: “Totalnya mencapai 116 miliar dollar atau setara sekitar 1000 triliun, ini kebocoran kekayaan Indonesia”.

Kebocoran kekayaan negara inilah yang menurut Prabowo membuat negara kita tidak kuat. Karenanya kebocoran kekayaan negara ini harus dihentikan. “Bisa kita bikin apa Rp 1.000 triliun itu, setiap tahun kita kehilangan sebesar itu, ini harus dihentikan!” kata Prabowo.

Selain kebocoran kekayaan negara, dia juga mengutarakan bansos di APBN mencapai 120 triliun. Namun berdasarkan laporan tim partai Gerindra, dari jumlah tersebut lebih dari 50% bansos tidak sampai sasaran. “Dari itu sebanyak itu sekitar Rp 50 sampai Rp 70 triliun tidak sampai ke masyarakat,” jelasnya.