Jelang Pemilu 2014

Sutiyoso Minta Kader PKPI Bertempur Habis-habisan

Kamis, 7 November 2013

DEKANDIDAT.COM – Musyawarah Kerja Nasional III Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), 30 Juni 2013, di Bogor, Jawa Barat, secara bulat telah menetapkan Ketua Umum PKPI Sutiyoso sebagai calon presiden dari PKPI pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Selain menetapkan Sutiyoso sebagai calon presiden pada Pilpres 2014, Musyawarah Kerja Nasional III PKPI ini, PKPI menyepakati, Indonesia harus kembali kepada Pancasila sebagai falsafah bangsa.

Sutiyoso bersedia melaksanakan falsafah itu. Ketika itu, Sutiyoso juga menilai rekomendasi Mukernas itu sebagai amanah bagi dirinya. Namun dia meminta para kader untuk bekerja lebih keras agar bisa memperoleh suara sebanyak-banyaknya pada Pemilu 2014.

“Saya anggap itu sebagai amanah tapi saya tantang para kader untuk bertempur habis-habisan dulu di pemilu 2014,”

Berkaitan dengan penetapan Sutiyoso sebagai calon presiden dari PKPI pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Iberamsjah mengatakan, dari nama –nama yang sudah muncul untuk digadang sebagai capres belum ada yang layak dari segi latarbelakangnya. “Saat ini belum ada yang layak. Tapi menurut saya salah satu yang bisa diperhitungkan sebagai capres adalah Sutiyoso.” Ujar Iberamsjah, seperti dikutip Inilah. Com, waktu itu.

Menurut dia, Sutiyoso memiliki track record yang jelas. Hal itu terbuki ketika Sutiyoso berhasil memimpin dan membangun Jakarta selama 10 tahun masa kepemimpinannya. Iberamsjah menilai Sutiyoso memiliki daya jual secara nasional. Meski berhasil di DKI Jakarta saja, Sutiyoso bisa menarik simpati di 2914.

dari PKPI pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Selain menetapkan Sutiyoso sebagai calon presiden pada Pilpres 2014, Musyawarah Kerja Nasional III PKPI ini, PKPI menyepakati, Indonesia harus kembali kepada Pancasila sebagai falsafah bangsa.

Sutiyoso bersedia melaksanakan falsafah itu. Ketika itu, Sutiyoso juga menilai rekomendasi Mukernas itu sebagai amanah bagi dirinya. Namun dia meminta para kader untuk bekerja lebih keras agar bisa memperoleh suara sebanyak-banyaknya pada Pemilu 2014.

Berkaitan dengan penetapan Sutiyoso sebagai calon presiden dari PKPI pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Iberamsjah mengatakan, dari nama –nama yang sudah muncul untuk digadang sebagai capres belum ada yang layak dari segi latarbelakangnya.

“Saat ini belum ada yang layak. Tapi menurut saya salah satu yang bisa diperhitungkan sebagai capres adalah Sutiyoso.” Ujar Iberamsjah, seperti dikutip Inilah. Com, waktu itu.

Menurut dia, Sutiyoso memiliki track record yang jelas. Hal itu terbuki ketika Sutiyoso berhasil memimpin dan membangun Jakarta selama 10 tahun masa kepemimpinannya. Iberamsjah menilai Sutiyoso memiliki daya jual secara nasional. Meski berhasil di DKI Jakarta saja, Sutiyoso bisa menarik simpati di 2914.